Yuk Bantu Renovasi Fasilitas Rumah Qur’an Markaz Izzah

Yayasan Izzah Zam Zam merupakan salah satu yayasan yang didirikan berlatar belakang dari keprihatinan terhadap kondisi umat khususnya generasi penerus bangsa di negeri ini. Jika kita melihat kondisi generasi sekarang ini, semakin hari semakin kurang dalam menunjukan kebanggaan terhadap agamanya yaitu Islam, seakan hanya untuk formalitas dan beriorentasi terhadap dunia semata.

Gelombang modernisasi dengan globalisasi memberikan ruang yang sangat luas pada generasi muda untuk dapat mengakses banyak hal dari luar yang menyebabkan kualitas iman dan akhlak yang menurun. Banyak pengaruh negatif yang saat ini menyebar di masyarakat. Hal ini yang mendasari didirikannya Yayasan Izzah Zam Zam Surakarta untuk berperan aktif dalam membangun kembali kecintaan terhadap agama mulai dari pendidikan akhidah dan pendidikan-pendidikan lainnya. Salah satu tujuan kami adalah dapat melahirkan banyak generasi penghafal Qur’an yang berakhlak mulia dan berintelektual tinggi.

Yayasan Izzah Zam Zam berdiri pada 19 September 2019 di Kota Surakarta, Adapun beberapa program-program kami adalah sebagai berikut:

Pendidikan
1. Pelatihan Bahasa Arab (Madinatul Lughah)
2. Tahsin Qur’an
3. Tahfidz Qur’an

Sosial Kemanusiaan
1. Sedekah Berkah umat
2. Santunan Dhuafa & Yatim
3. Santuanan Da’i Pedalaman & Fiisabilillah
4. Penyaluran Air Bersih
5. Wakaf Al Qur’an & Iqro’

Dakwah
1. Dakwah Sosial Media
2. Kajian & Khutbah Jum’at

Baca Juga: Muqoyam Qur’an Ramadhan

Saat ini kami fokus mengembangkan Program Pendidikan melalui Rumah Qur’an Markaz Izzah. Dalam program pendidikan ini terdapat beberapa program yang menjadi unggulan yaitu Bahasa Arab dan Tahfidz Qur’an. Serta tambahan program pendidikan Ilmu dan Teknologi (IT) sebagia bekal anak didik di era modernisasi.

Antusiasme dari lingkungan sekitar sangat baik menyambut program ini, maka dari itu, banyak hal yang ingin kami tingkatkan khususnya fasilitas demi keadaan yang kondusif, nyaman ketika pembelajaran berlangsung, kami berharap dapat mewujudkan keadaan yang lebih baik bagi anak didik kami.

Demi meningkatkan kualitas, salah satunya kami memiliki pengajar sekaligus pembina bersanad yang berasal dari Cairo, Mesir, yaitu Syaikh Mahmoud Al Hawari Al Mishry. Selain itu kami juga memiliki beberapa ustadz pengajar lokal dari indonesia lulusan timur tengah. Insyaa Allah dengan pengalaman beliau-beliau akan tumbuh banyak anak didik yang cinta Al Qur’an dengan kualitas pribadi yang baik serta mampu menyebarkan banyak kebaikan dipenjuru negeri.

Kami memiliki anak didik dari berbagai macam latar belakang, tetapi sebagian dari kami adalah fakir miskin dan dhuafa. Kami berkomitmen untuk tidak menarik biaya kepada mereka atau Gratis sampai pendidikan selesai. Kami juga akan membantu bila ada anak didik kami yang ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi yaitu Universitas Islam Madinah (UIM). Inshaa’Allah ditangan-tangan merekalah bangsa ini kedepan akan maju bersama Al Quran dan sunnah.

Untuk itu, mari bersama-sama khususnya di momentum bulan Ramadhan ini bantu mereka mendapatkan pendidikan dan ilmu yang layak, kebaikan yang dimulai sekarang akan membawa kita pada kehidupan akhirat yang lebih baik.

Baca Juga: Cara Mendaftar di UIM

Untuk mempermudah kami melakukan penggalangan dana melalui kitabisa.com. Untuk melakukan donasi cukup klik tombol dibawah ini.

Perbaikan Fasilitas Rumah Qur’an Markaz Izzah

Surakarta – Yayasan Izzah Zam Zam saat ini fokus mengembangkan Program Pendidikan melalui Rumah Qur’an Markaz Izzah. Dalam program pendidikan ini terdapat beberapa program yang menjadi unggulan yaitu Bahasa Arab dan Tahfidz Qur’an.

Antusiasme dari lingkungan sekitar sangat baik menyambut program ini, dengan begitu banyak hal yang ingin kami tingkatkan khususnya fasilitas demi kenyamanan ketika pembelajaran berlangsung, kami berharap mewujudkan keadaan yang lebih baik bagi wadah masyarakat yang ke depan akan sangat bermanfaat untuk umat.

Demi meningkatkan kualitas, kami memiliki pengajar sekaligus pembina bersanad yang berasal dari Cairo, Mesir, Syaikh Mahmoud Al Hawari Al Mishry. Insyaa Allah dengan pengalaman beliau akan tumbuh banyak anak didik yang cinta Al Qur’an dengan kualitas pribadi yang baik serta mampu menyebarkan banyak kebaikan dipenjuru negeri.

Baca Juga: Muqoyam Qur’an Ramadhan 1442 H

Anak didik kami beberapa berasal dari fakir miskin dan dhuafa yang memang dari segi finasial dikategorikan kurang mampu, tetapi tidak dengan semangat belajar mereka yang tinggi dalam memperoleh ilmu untuk bekal masa depan kelak.

Untuk itu, mari bantu mereka mendapatkan pendidikan dan ilmu serta fasilitas yang layak, kebaikan yang dimulai sekarang akan membawa kita pada kehidupan akhirat yang lebih baik.

Baca Juga: Ilmu Tajwid Dasar

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلا مِنْ ثَلاثَةٍ : إِلا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: (1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, (3) anak shalih yang selalu mendoakan orang tuanya.” (HR. Muslim, no. 1631)

Kami bekerjasama dengan kitabisa.com untuk proses penggalangan dana dalam Perbaikan fasilitas Markaz Izzah. Dana yang terkumpul akan kami alokasikan semua untuk kepentingan pendidikan di Markaz Izzah. Semoga Allah membalas kebaikan kalian semua. Aamiin.

Silahkan klik link dibawah ini untuk Donasi.

Puasa Adalah Perisai

Puasa Ibadah yang Istimewa

Puasa adalah ibadah yang istimewa karena memiliki banyak keutamaan. Di antara keistimewaannya yaitu puasa merupakan perisai bagi seorang muslim. Dalam sebuah hadits, Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الصِّيَامُ جُنَّةٌ

Puasa adalah perisai” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Puasa sebagai Perisai di Dunia dan Akhirat

Yang dimaksud puasa sebagai (جُنَّةٌ) (perisai) adalah puasa akan menjadi pelindung yang akan melindungi bagi pelakunya di dunia dan juga di akhirat.

  • Adapun di dunia maka akan menjadi pelindung yang akan menghalanginya untuk mengikuti godaan syahwat yang terlarang di saat puasa. Oleh karena itu tidak boleh bagi orang yang berpuasa untuk membalas orang yang menganiaya dirinya dengan balasan serupa, sehingga jika ada yang mencela ataupun menghina dirinya maka hendaklah dia mengatakan, “Aku sedang berpuasa.”
  • Adapun di akhirat maka puasa menjadi perisai dari api neraka, yang akan melindungi dan menghalangi dirinya dari api neraka pada hari kiamat (Lihat Syarh Arba’in An-Nawawiyyah, Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah).

Puasa Merupakan Perisai dari Siksa Neraka

Puasa akan menjadi perisai yang menghalangi dari siksa api neraka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ما من عبد يصوم يوما في سبيل الله إلا باعد الله بذالك وجهه عن النار سبعين خريفا

“Tidaklah seorang hamba yang berpuasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh tujuh puluh musim” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,

قَالَ رَبُّنَا عَزَّ وَجَلَّ : الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ، وَهُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ

Rabb kita ‘azza wa jalla berfirman, Puasa adalah perisai, yang dengannya seorang hamba membentengi diri dari api neraka, dan puasa itu untuk-Ku, Aku-lah yang akan membalasnya” (H.R. Ahmad, shahih).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

إِنَّمَا الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ

Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka” (H.R. Ahmad, shahih).

Puasa Sebagai Perisai dari Berbuat Dosa

Imam Ibnu Rajab al-Hambali rahimahullah menjelaskan, “Puasa merupakan perisai selama tidak dirusak dengan perkataan jelek yang merusak. Oleh karena itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ

Puasa adalah perisai, jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa janganlah berkata keji dan berteriak-teriak, jika ada orang yang mencercanya atau memeranginya, maka ucapkanlah, ‘Aku sedang berpuasa” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Perisai (جُنَّةٌ) adalah yang melindungi seorang hamba, sebagaimana perisai yang digunakan untuk melindungi dari pukulan ketika perang. Maka demikian pula puasa akan menjaga pelakunya dari berbagai kemaksiatan di dunia, sebagaimana Allah berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa” (Al-Baqarah: 183).

Jika hamba mempunyai perisai yang melindunginya dari perbuatan maksiat maka dia akan memiliki perisai dari neraka di akhirat. Sedangkan bagi yang tidak memiliki perisai dari perbuatan maksiat di dunia maka dia tidak memiliki perisai dari api neraka di akhirat (Lihat Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam).

Keutamaan Ini Mencakup Puasa Wajib dan Sunnah

Syaikh Shalih Fauzan hafidzahullah menjelaskan, “Maksudnya puasa adalah penghalang antara dirinya dengan api neraka. Hal ini mencakup puasa yang wajib seperti puasa Ramadhan dan juga puasa sunnah seperti puasa enam hari di Bulan Syawal, puasa senin-kamis, puasa tiga hari setiap bulan, puasa Dzulhijjah, puasa ‘Arafah, dan puasa ‘Asyura” (Lihat Al-Minhatu Ar-Rabaniyyah fii Syarhi Al-Arba’in An-Nawawiyyah).

Inilah di antara keutamaan ibadah puasa, yang akan menjadi perisai yang melindungi seorang muslim di dunia dan di akhirat. Semoga Allah memudahkan kita untuk menyempurnkan ibadah puasa dan meraih banyak pahala dan berbagai keutamaannya.

Sumber & Repost: https://muslim.or.id/

Dauroh Tahfidzul Qur’an bersama Ponpes MBS Klaten

Klaten – Ahad, 27 Desember 2020 dalam rangka memenuhi kegitan rutin, sekaligus merampungkan target – target yang telah disusun, Ponpes MBS Klaten mengadakan kegiatan Dauroh Tahfidzul Quran bekerjasama dengan Yayasan Izzah Zam zam Surakarta dan Biro Umroh & Haji PT. Amanu. Dauroh ini bertujuan untuk membentuk generasi yang Qurani dan mempunyai kepribadian yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah. Acara ini dihadiri oleh Syaih Mahmoud Al Mishri sebagai pembicara utama dan Hj. Nurochmah sebagai Komisaris Utama PT. Amanu serta Ust. Habibi Iqbal Hidayat selaku Ketua Yayasan Izzah Zam zam Surakarta. Kami berharap kemajuan dan kesuksesan negara ini ditangan generasi muda qurani.

Haji Tidak Berangkat, Badal Haji jadi Alternatif ?

Haji Tidak Berangkat, Badal Haji jadi Alternatif ?

AMANU.CO.ID-Surakarta, Badal haji adalah salah satu alternative ibadah yang sering digunakan masyarakat untuk meng-hajikan orang yang sudah wafat atau yang tidak mampu untuk melakukan aktivitas ibadah haji. Disaat pandemi covid-19 yang masih berlangsung masih ada biro yang menawarkan badal haji pada tahun ini, padahal adanya pembatasan kuota haji yang diberlakukan oleh pihak Arab Saudi. Kenyataannya Kerajaan Arab Saudi membuka pendaftaran haji melalui sistem online hanya untuk 10 ribu jama’ah saja, diantaranya terdiri dari 70% warga asing di Arab Saudi dan sisanya 30% warga Arab Saudi. Tahap awal haji tahun ini mengharuskan para jama’ah mengisi formulir pendaftaran melalui situs pemerintah Arab Saudi.

Baca Juga :

Haji 2020 Resmi dilaksanakan

Diantara persyaratan yang tertulis dalam sistem online menyatakan bahwa harus belum pernah melaksanakan haji sebelumnya.
Dan Pada kenyataannya dilapangan banyak biro yang masih membuka badal haji dengan harga yang normal , karena dalam kenyataannya setelah ditelusuri ada biaya yang melambung tinggi dari biasanya, yaitu biaya tasyrih atau yang disebut juga izin haji yang pada tahun lalu berkisar SAR 3000 – 6000 . dan sangat mungkin pada tahun ini harga yang dipatok tentu melebihi harga tersebut.

Sebagai biro resmi yang beroperasi dan berkantor pusat di Kota Solo kami mempertanyakan kepada yang masih menawarkan badal haji bagaimana mereka menjamin penyelenggaraan ibadah haji yang padahal ada pembatasan kuota.
Direktur Operasional PT AMANU, Habibi Iqbal Hidayat menyebutkan bahwa tahun ini  tidak menerima badal haji karena hal-hal diatas serta biaya yang tidak pasti dari  Pihak Arab Saudi. Jika pun tetap ada yang ingin membadalkan haji tentu sangat beresiko dan sulitnya mencari orang setempat yang bisa membadalkan haji karena pembatasan jumlah jama’ah.

Demikian informasi terkait haji tahun ini semoga bermanfaat dan kita dimudahkan untuk beribadah ke tanah suci dalam waktu mendatang.

Baca Juga :

Manasik Umroh Gratis

Banyak jalan menuju Baitullah

Kalimat ini mungkin dimirip-miripkan dengan kalimat “Banyak jalan menuju Roma” yang artinya banyak jalan atau banyak cara mencapai tujuan dan keinginan.

Ini cerita saya 2 tahun yang lalu, maaf kalau tulisanya belepotan maklum bukan penulis cerita. Hehe

Saya adalah seorang lelaki berumur 30 tahun, sudah beristri tapi belum dikaruniai keturunan. Saya menikah ditahun 2009 dengan seorang wanita pujaan hati yang dapat menerima keadaan saya. Saat ini saya bekerja di sebuah pabrik swasta yang bergerak dalam produksi garmen dengan gaji yang alhamdulillah cukup untuk makan dan sewa kamar tidur dan sedikit untuk ditabung.

Tepatnya 2 tahun yang lalu saya mendapatkan hadiah yang luar biasa dari Allah yaitu berangkat umroh tanpa biaya.

Bermula saat itu saya tiba-tiba ingin berangkat umroh. Keinginan itu muncul ketika setelah melihat beberapa video di sosial media. Bagaimana Allah begitu mudahnya menggerakkan hati saya melalui video itu. Rasanya kok meleleh hati ini melihat indahnya keadaan disana. Apalagi setelah browsing-browsing tentang beberapa keutaman umroh. Saat itu ada satu hal yang sangat menarik perhatian saya yaitu dikabulkanya doa di Multazam. Secara dikeluarga saya belum di anugerahi keturunan dan ingin sekali disegerakan.

Saya curhat dengan istri kalau ingin berangkat umroh, tapi istri cuma tersenyum tanpa terucap satu kata, entah apa maksudnya. Saya tahu mungkin memang karena kita tidak ada biaya, buat nabung aja susah apalagi Umroh. Sempat niatan itu pupus karena sadar hanya impian belaka. Ya sudahlah saya anggap itu cuma keinginan sesaat saja lama-lama juga akan lupa. Tapi anehnya setiap hari ada saja bayangan tentang umroh. Setiap cek feed sosial media ada aja video tentang mekkah dan madinah, pas lewat dijalan mata ini seakan diarahkan untuk melihat iklan umroh di baliho-baliho padahal sebelumnya nggak pernah tuh lihat apalagi baca. Berselang beberapa hari, ehhh tiba-tiba ada broadcast dari temen yang isinya menawarkan umroh murah yang saat itu cuma 20 juta padahal sebelumya juga nggak pernah chating-chatingan. Tambah aneh kan? dari pada penasaran akhirnya saya pura-pura tanya kabar, tanya ini itu panjang kali lebar lah pokoknya.

Kemudian saya ditawari buat bantu jual paket umroh dengan bonus 1 juta per jamaah. Saat itu saya berpikir kalau saya dapat 20 orang saya dapat fee 20 juta, bisa tuh buat berangkat umroh.

Mulailah saya mencoba menawarkan ke beberapa teman, pasang status distory dan mencoba sebar brosur layaknya seorang marketing umroh.
Qodarullah seorang HRD tempat saya bekerja melihat status story di media sosial dan akhirnya saya dipanggil untuk menjelaskan tentang paket umroh itu. Ternyata dan baru saya tahu kalau di tempat saya bekerja memang ada program umroh gratis untuk petinggi dan karyawan terbaik. Bahkan setiap tahunnya minimal 20an orang yang di berangkatkan.

Singkat cerita HRD saya cocok dengan paket umroh yang saya sampaikan, dan akhirnya fix mendaftarkan 20 karyawan dan beberapa petinggi di perusahaan tempat saya bekerja. Saat itu saya berharap dapat juga gratis umroh dari perusahaan tp nggak mungkin juga karena yang di berangkatkan adalah karyawan tetap.

Alhamdulillah saya dapat 20 jamaah yang bonusnya bisa buat berangkat umroh. Tercapai sudah impian saya untuk umroh. Tapi ada satu hal lagi yang mengganjal dihati yaitu istriku. Bagaimana mungkin saya beribadah umroh sendiri sedangkan saya sudah berjanji untuk bersama sama dalam kebaikan bersama istriku. Sebelum ini istri saya sering bilang pas mau tidur ” yah nanti kalo umroh bunda ikut ya”   Selalu saya jawab iya karena memang niat saya kalo bisa umroh bersama istri. Tapi saat ini bonus cuma bisa buat berangkat 1 orang saja.

Sempat terfikirkan saya pending berangkat dan saya uangkan saja bonusnya untuk ditabung. Tapi istri selalu bilang “gak papa yah, ayah berangkat saja, nanti jangan lupa doakan suatu saat dapat kesana lagi satu keluarga”.

Dari situlah saya semakin semangat untuk dapat bonus lagi, akhirnya saya menemui HRD di perusahaan saya bekerja untuk menanyakan atau menawarkan barangkali ada kolega atau perusahaan lain yang mau umroh bareng kita. Setelah beberapa hari alhamdulillah ada kabar sangat baik dari kolega perusahaan tempat saya bekerja yaitu mau berangkat umroh bareng dengan perusahaan saya, malah dengan jumlah jamaah yang lumayan yaitu 30 orang.

Fix saya berangkat umroh bersama istri tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun malah masih diberikan uang saku dari biro senilai 10 juta.

Akhirnya saya berangkat dengan istri bersama rombongan jamaah dari perusahaan tempat saya bekerja.

Dari situlah kehidupan saya berubah. Sepulang dari umroh Allah masih saja memberikan kejutan yaitu hamilnya istri sepulang umroh. Mashaa’ Allah nikmat allah yang diberikan kepada kami bertubi tubi dan sangat luarbiasa.

Semoga kisah saya ini dapat menjadi inspirasi bagi saudaraku semua, bukan hal yang tidak mungkin bagi sesorang yang mau berusaha. Matematika manusia sangatlah berbeda dengan matematika Allah. Selalu ikhtiar dan tawakal dan yang paling penting adalah sabar selalu berkhusnuzon kepada allah.

Saran bagi saudaraku yang mau mengikuti jejak saya berangkat umroh gratis silahkan datang ke biro umroh silahkan tanyakan adakah promo atau kebijakan seperti yang telah saya dapatkan. Semoga allah mempermudah urusan saudaraku semua

Dari pada umroh dan haji berkali-kali, mending uangnya buat sedekah?

Sebuah pernyataan dari seseorang tentang bolak balik (sering) umroh dan haji.

Si fulan sambil menggerutu melontarkan pernyataan yang tidak seharusnya di ucapkan seorang muslim.

“Percuma Haji dan umrah dan haji berkali-kali tapi jarang sedekah untuk anak yatim” “
Dari pada umroh dan haji berkali kali, mending uangnya digunakan untuk bersedekah kepada anak yatim dan orang miskin”.

Perlu diketahui bahwa pernyataan di atas adalah “TIDAK BENAR / SALAH”.

Karena termasuk membenturkan atau membandingkan ibadah satu dengan ibadah yang lainnya.

Sekarang pilih mana puasa ramadhan atau shalat fardhu?

Apakah seorang muslim akan memilih 1 dari pilihan itu? Tentu saja tidak, karena kedua ibadah itu hukumya wajib dan berdosa bagi yang meninggalkannya. Begitu juga dengan ibadah-ibadah lainnya. Yang namanya ibadah tidak perlu dibenturkan dan bisa dilakukan secara bersamaan. Apabila bisa dan mampu umrah dan haji berkali-kali sekaligus banyak bersedekah kepada faqir miskin, kenapa tidak? Terlebih umrah dan haji justru akan mendatangkan rezeki yang berlipat serta berkah bagi yang melakukannya dengan niat karena Allah Ta’ala. Keutamaan ibadah umrah & haji salah satunya adalah bisa mendatangkan rezeki serta menghilangkan kemiskinan.

Bisa jadi karena sering umrah dan haji kemudian menjadi sebab datangnya rezeki dan keberkahan sehingga dimudahkan untuk bersedekah kepada anak yatim dan fakir miskin.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Haji dan umrah dapat meghilangkan kemiskinan:

تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran api menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” [HR. Tirmidzi, Al-Silsilah As-Shahihah no. 1200].

Jadi bukan berarti orang yang sering umroh dan haji berkali kali tidak suka bersedekah. Dan bagi yang sering dan mampu untuk umroh dan haji berkali-kali silahkan saja, itu lebih baik dari pada tidak sama sekali.

Ka’bah Disterilkan dengan Teknologi Ozon?

Pandemi virus corona mengharuskan tiap negara berusaha maksimal melakukan pencegahan penularan COVID-19. Hal ini dilakukan Pemerintah Saudi dengan menjaga kebersihan Ka’bah yang terletak di Masjidil Haram, Mekah.

Dalam tweet yang diunggah Saudi Press Agency di @SPAregions, Presiden Umum Urusan Masjid Agung dan Masjid Nabi di Mekah dan Medina, Arab Saudi, Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais ikut serta dalam sterilisasi Ka’bah. Dia tampak menggunakan teknologi baru untuk membersihkan kiblat seluruh muslim saat sholat.

“Presiden Umum Dua Masjid Suci meluncurkan teknologi sterilisasi baru (Ozon Tech),” tulis kantor berita SPA dalam Twitternya dipantau AmanuNews (29/4/2020).

Ozon tech atau teknologi ozon yang digunakan untuk membersihkan Ka’bah ternyata bukan metode baru dalam sterilisasi. Dikutip dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit CDC, ozon menjadi salah satu metode dalam panduan disinfeksi dan sterilisasi fasilitas kesehatan.

Partikel ozon sebelumnya digunakan sebagai dalam usaha disinfeksi air minum selama beberapa tahun. Ozon berasal dari oksigen yang diberi energi tambahan hingga molekulnya terpisah. Molekul tersebut kemudian menempel pada yang masih berpasangan hingga menjadi O3.

Hasilnya Ozon adalah oksigen dengan molekul O tambahan yang tidak terikat dengan kuat. Tambahan O ini siap menempel dan menimbulkan reaksi oksidasi pada molekul lain. Reaksi inilah yang kemudian membunuh berbagai jenis mikroorganisme yang merugikan kesehatan. Namun ozon atau trioksigen untuk sterilisasi ini bersifat sangat tidak stabil.

Sterilisasi dengan ozon disahkan FDA pada Agustus 2003 untuk membersihkan peralatan medis yang digunakan ulang. Penggunaan sterilisasi ozon terbukti efektif digunakan pada berbagai bahan peralatan medis yaitu stainless steel, titanium, anodized aluminum, keramik, kaca, silica, PVC, Teflon, silikon, polypropylene, polyethylene, dan acrylic.

Penggunaan ozon untuk sterilisasi yang mencegah penyebaran virus corona, telah direkomendasikan profesor Zhou Muzhi ketua Cloud River Urban Research Institute. Tulisan ini diunggah di situs China.org.cn.

Menurut Muzhi, ada tiga alasan yang menyebabkan ozon sebaiknya digunakan dalam usaha sterilisasi. Alasan pertama adalah molekul ozon bisa menjangkau seluruh wilayah tanpa kecuali. Ozon yang diproduksi ozone generators atau electrostatic air purifiers mampu membersihkan hingga area yang tersembunyi. Kelebihan ini tidak dimiliki sinar ultraviolet yang pergerakannya terbatas, sehingga menyisakan tempat yang belum disterilisasi.

Kelebihan lain adalah tidak menyisakan zat beracun yang berbahaya bagi lingkungan sekitar. Ozon berbeda dengan cairan pembersih kimia dengan efek samping yang mungkin berbahaya. Dampak negatif tersebut tak hanya ditimbulkan cairan pembersih, tapi juga residu yang dihasilkan dari reaksi kimia. Penggunaan zat kimia berbahaya untuk sterilisasi, kini harus mulai diperhatikan dampaknya di tengah pandemi COVID-19 yang belum selesai.

Penggunaan ozon untuk sterilisasi juga dinilai nyaman bagi masyarakat umum atau pekerja medis. Ozon dihasilkan alat yang penggunaannya sangat praktis sesuai kebutuhan masyarakat. Untuk kamar atau tempat tinggal, bisa digunakan ozone generators dengan kapasitas terbatas. Sedangkan untuk fasilitas umum atau transportasi bisa digunakan ozon generators berkapasitas lebih besar.

Baca juga :
Paket Umroh Hemat Solo Langsung Madinah di bulan September 2020

Pasang alat ini untuk cegah merebaknya virus corona di Makkah

Syaikh Abdurahman As Sudais mengecek penggunaan Kamera Thermal pada pintu masuk ke Masjidil Haram di Makkah dan pintu ke Masjid Nabawi Madinah. Bukan hanya kamera saja yang disipakan namun tim medis dari Kemeterian Kesehatan juga dikerahkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pembersihan serta penyemprotan anti virus atau desinfectan juga terus dilakukan dengan standart internasional.

Kabar terbaru dari Syaikh As Sudaish bahwasannya Masjidil haram dan Masjid Nabawi akan dibuka kembali secepatnya untuk umroh. Kemungkinan besar adalah ibadah haji tahun 2020 dapat dilaksanakan dan khususnya untuk jamaah dari Indonesia dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan mendapatkan pahala haji yang mabrur.

Berharap semua akan kembali seperti biasanya, Arab Saudi membuka kembali akses untuk ibadah umroh dan haji untuk tahun ini.

Baca juga : Paket Haji langsung berangkat tahun ini.