Kelas Pelancaran Bacaan & Menghafalkan Al Quran

Apakah Anda termasuk orang yang ingin :

  • Melancarkan bacaan Al Qur’an ?
  • Menghafal Al-Qur’an ?
  • Murojaah hafalan Al Qur’an

KABAR GEMBIRA
Dibuka kelas pelancaran bacaan dan menghafalkan Al Qur’an & murojaah hafalan.

Hari :
Selasa , kamis & Sabtu

Jam Pilihan :
Pagi : 08:00 – 11:30 WIB
Sore : 16:00 – 17:30 WIB

Tempat :
Markaz Qur’an Izzah Zam zam Surakarta (Purwotomo, Purwosari, Laweyan, Surakarta)

Fasilitas :
👉 Buku Materi
👉 Snack
👉 Sertifikat
👉 Ilmu
👉 Teman/ Relasi

GRATIS UNTUK SEMUA KALANGAN !!!

Tahfidz, Murojaah Hafalan & Menterjemahkan Al Qur’an Perkata

Kabar gembira bagi para penghafal Al- Qur’an

Kini kami hadir untuk membantu dan memberikan fasilitas setoran hafalan maupun murojaah hafalan Qur’an dan terjemah Al Qur’an perkata.

Dengan adanya program ini insya’Allah akan menambah dan menjaga hafalan untuk para penghafal.

Selain setoran hafalan dan murojaah akan diajarkan juga menterjemahkan Al Qur’an perkata insya’ Allah. Dibuka untuk umum (ikhwan & akhwat, anak, dewasa sampai orang tua ).

Pembelajaran setiap hari:
Selasa, Kamis & Sabtu
Pukul : 08:00 – 11:30 WIB (Pagi)
Pukul : 16:00 – 17:30 WIB (Sore)
(Pilih salah satu)

Mulai Pembelajaran : Tanggal 10 Agustus 2021

Segera dafarkan diri anda klik tombol dibawah ini !

Wakaf Pembebasan Tanah Untuk Ma’had Tahfidzul Qur’an Izzah Zam Zam

Mau hartamu abadi dan jariah terus mengalir ?
Ayo berwakaf, karena hartamu yang sesungguhnya adalah apa yang kamu sedekahkan.

لَن تَنَالُوا۟ ٱلْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا۟ مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنفِقُوا۟ مِن شَىْءٍ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِهِۦ عَلِيمٌ

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya”
(QS Ali Imran: 92).

Ayo Bantu Wakaf Pembebasan Tanah Untuk Ma’had Tahfidzul Qur’an !!!

  • Luas Tanah : 5.000 m2
  • Dana yang dibutuhkan : 375.000.000
  • Alamat Tanah Pembebasan : Gledegan, Karanglor, Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Dicari Orang Baik !!

Semoga dengan bantuan Kaum Muslimin dan partisipasi dari para donatur Allah permudah semuanya dan segera terwujud Ma’had Tahfidzul Qur’an Izzah Zam Zam.

Laporan sementara dana wakaf yang masuk / 20 Mei 2021
(1) Sri kustini : 500.000
(2) Hamba Allah : 750.000
(3) Farah Diba : 500.000
(4) Bani Toyyibi : 10.000.000
(5) Iriana : 1.000.000
(6) Ali : 1.000.000
(7) Sulardi : 200.000
(8) Hariningsih: 100.000
(9) Subini : 100.000
(10) Hamba Allah : 110.000
(11) Abu Bakar Baktir (Alm) & Bapak Ibu Sutarmi (Alm, Almh) : 30.000.000
(12) Hamba Allah : 1.875.000
(13) Keluarga Nurhaini: 2.000.000
(14) Hamba Allah : 750.000
(15) Zuhdiyah 300.000
(16) Hamba Allah : 225.000
(17) Siti Munawwarah : 200.000
(18) Yuria : 300.000
(19) Hamba Allah 300.000
(20) Hamba Allah 400.000
(21) Hadhirotul Mukosiyah: 300.000
(22) Heri Kreasindo 2.785.000
(23) Retno 1.000.000
(24) Puji 500.000
(25) Lastri 1.000.000
(26) Desi Wijayanti 200.000
(27) Mukarom 900.000
(28) Atik 500.000
(29) Endang Ungsiati 375.000
(30) Hamba Allah 1.000.000
(31) Dyah Purwani 450.000
(32) Hamba Allah 1.000.000
(33) Hamba Allah 150.000
(34) Hamba Allah 200.000
(35) Purwanti 800.000
(36) Vicky 300.000
(37) Hamba Allah 300.000
(38) Hamba Allah 750.000
(39) Lisa 500.000
(40) Aini 500.000
(41) Hamba Allah 600.000
(42) Hamba Allah 450.000
(43) Hamba Allah 1.000.000
(44) Hamba Allah 200.000
(55) Hamba Allah 1.000.000
Total sementara: 67.370.000

Ayo Bantu Wakaf Pembebasan Tanah Untuk Ma’had Tahfidzul Qur’an Izzah Zam Zam

Konfirmasi Setelah Transfer:
085773779746
[ Ust. Agung ] | 082133544723 [ Ust. Iqbal ]

Dengan Cara Ketik :
Nama#jumlah donasi#DONASI PEMBEBASAN LAHAN MA’HAD IZZAH ZAMZAM

Mari jadikan harta yang Allah amanahkan kepada kita sebagai bekal dan investasi untuk meraih kebahagiaan yang hakiki nan abadi di akhirat kelak.

Semoga Allah membalas segala kebaikan anda dengan kebaikan yang lebih baik,banyak dan berkah.Serta menjadikan simpanan kebaikan dihari yang tak lagi berguna harta dan anak anak kita…

Jazaakumullahu Khairan wa Barakallahu fiikum

Cara Mendapatkan Lailatul Qadar

Bagaimana cara mendapatkan malam Lailatul Qadar?
Apa saja ibadah yang dilakukan pada malam tersebut?
Perlu diketahui bahwa Lailatul Qadar itu terjadi dari waktu malam dimulai yaitu tenggelamnya matahari hingga terbit fajar.

Dalil akan hal ini adalah firman Allah Ta’ala,

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)

Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 3-5)

Bagaimana Cara Menghidupkan Malam Lailatul Qadar?

Adapun yang dimaksudkan dengan menghidupkan Lailatul qadar adalah menghidupkan mayoritas malam dengan ibadah dan tidak mesti seluruh malam. Ada ulama yang mengatakan bahwa menghidupkannya bisa hanya sesaat.
Sebagaimana dinukil oleh Imam Asy-Syafi’i dalam Al-Umm dari sekelompok ulama Madinah dan dinukil pula sampai pada Ibnu ‘Abbas disebutkan,

أَنَّ إِحْيَاءَهَا يَحْصُلُ بِأَنْ يُصَلِّيَ العِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ وَ يَعْزِمُ عَلَى أَنْ يُصَلِّيَ الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ

“Menghidupkan lailatul qadar bisa dengan melaksanakan shalat Isya’ berjamaah dan bertekad untuk melaksanakan shalat Shubuh secara berjama’ah.”

Dikatakan oleh Imam Malik dalam Al-Muwatha’, Ibnul Musayyib menyatakan,

مَنْ شَهِدَ لَيْلَةَ القَدْرِ ـ يَعْنِي فِي جَمَاعَةٍ ـ فَقَدْ أَخَذَ بِحَظِّهِ مِنْهَا

“Siapa yang menghadiri shalat berjama’ah pada malam Lailatul Qadar, maka ia telah mengambil bagian dari menghidupkan malam Lailatul Qadar tersebut.”

Dalam perkataan Imam Syafi’i yang qadim (yang lama),

مَنْ شَهِدَ العِشَاءَ وَ الصُّبْحَ لَيْلَةَ القَدْرِ فَقَدْ أَخَذَ بِحَظِّهِ مِنْهَا

“Siapa yang menghadiri shalat ‘Isya’ dan shalat Shubuh pada malam Lailatul Qadar, maka ia telah mengambil bagian dari malam tersebut.” Semua perkataan di atas diambil dari Lathaif Al-Ma’arif, hal. 329.

Apa yang dikatakan oleh Imam Syafi’i dan ulama lainnya di atas sejalan dengan hadits dari ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ شَهِدَ الْعِشَاءَ فِى جَمَاعَةٍ كَانَ لَهُ قِيَامُ نِصْفِ لَيْلَةٍ وَمَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ وَالْفَجْرَ فِى جَمَاعَةٍ كَانَ لَهُ كَقِيَامِ لَيْلَةٍ

Siapa yang menghadiri shalat ‘Isya berjamaah, maka baginya pahala shalat separuh malam. Siapa yang melaksanakan shalat ‘Isya dan Shubuh berjamaah, maka baginya pahala shalat semalam penuh.” (HR. Muslim no. 656 dan Tirmidzi no. 221).

Amalan pada Malam Lailatul Qadar

Menghidupkan malam Lailatul qadar bukan hanya dengan shalat saja, bisa pula dengan dzikir dan tilawah Al Qur’an. Namun amalan shalat lebih utama dari amalan lainnya di malam Lailatul qadar, berdasarkan hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901)

Bisa juga kita mengamalkan do’a yang pernah diajarkan oleh Rasul kita shallallahu ‘alaihi wa sallam jikalau kita bertemu dengan malam Lailatul Qadar yaitu do’a:
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni
(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku).

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Dari ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha-, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar, lantas apa do’a yang mesti kuucapkan?” Jawab Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berdo’alah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni (artinya: Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf—menghapus kesalahan–, karenanya maafkanlah aku—hapuslah dosa-dosaku–).” (HR. Tirmidzi no. 3513 dan Ibnu Majah no. 3850. Abu ‘Isa At-Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Berarti amalan pada malam Lailatul qadar bisa dengan:

  • Perbanyak Shalat sunnah
  • Perbanyak Do’a: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni
  • Perbanyak Tilawah Al-Qur’an
  • Perbanyak Dzikir

Semoga kita dimudahkan meraih keutamaan Lailatul Qadar yang ibadah di dalamnya dapat dilipatgandakan hingga 1000 bulan ibadah.
Aamin Yaa Mujibbas Saa-ilin.

7 Keistimewaan Malam Lailatul Qadar

7 Keistimewaan Malam Lailatul Qadar

Setiap muslim pasti menginginkan malam penuh kemuliaan, Lailatul Qadar. Malam ini hanya dijumpai setahun sekali. Orang yang beribadah sepanjang tahun tentu lebih mudah mendapatkan kemuliaan malam tersebut karena ibadahnya rutin dibanding dengan orang yang beribadah jarang-jarang.

Edisi kali ini kita akan melihat keistimewaan Lailatul Qadar yang begitu utama dari malam lainnya.

1- Lailatul Qadar adalah waktu diturunkannya Al Qur’an

Ibnu ‘Abbas dan selainnya mengatakan, “Allah menurunkan Al Qur’an secara utuh sekaligus dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah yang ada di langit dunia. Kemudian Allah menurunkan Al Qur’an kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- tersebut secara terpisah sesuai dengan kejadian-kejadian yang terjadi selama 23 tahun.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 403). Ini sudah menunjukkan keistimewaan Lailatul Qadar.

2- Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan

Allah Ta’ala berfirman,

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadar: 3). An Nakho’i mengatakan, “Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.” (Lihat Latho-if Al Ma’arif, hal. 341). Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (Zaadul Masiir, 9: 191). Ini sungguh keutamaan Lailatul Qadar yang luar biasa.

3- Lailatul Qadar adalah malam yang penuh keberkahan.

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhon: 3). Malam penuh berkah ini adalah malam ‘lailatul qadar’ dan ini sudah menunjukkan keistimewaan malam tersebut, apalagi dirinci dengan point-point selanjutnya.

4- Malaikat dan juga Ar Ruuh -yaitu malaikat Jibril- turun pada Lailatul Qadar.

Keistimewaan Lailatul Qadar ditandai pula dengan turunnya malaikat. Allah Ta’ala berfirman,

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا

Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril” (QS. Al Qadar: 4)

Banyak malaikat yang akan turun pada Lailatul Qadar karena banyaknya barokah (berkah) pada malam tersebut. Karena sekali lagi, turunnya malaikat menandakan turunnya berkah dan rahmat. Sebagaimana malaikat turun ketika ada yang membacakan Al Qur’an, mereka akan mengitari orang-orang yang berada dalam majelis dzikir -yaitu majelis ilmu-. Dan malaikat akan meletakkan sayap-sayap mereka pada penuntut ilmu karena malaikat sangat mengagungkan mereka. (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 407)

Malaikat Jibril disebut “Ar Ruuh” dan dispesialkan dalam ayat karena menunjukkan kemuliaan (keutamaan) malaikat tersebut.

5- Lailatul Qadar disifati dengan ‘salaam’

Yang dimaksud ‘salaam’ dalam ayat,

سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْر

Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar” (QS. Al Qadr: 5) yaitu malam tersebut penuh keselamatan di mana setan tidak dapat berbuat apa-apa di malam tersebut baik berbuat jelek atau mengganggu yang lain. Demikianlah kata Mujahid (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 407). Juga dapat berarti bahwa malam tersebut, banyak yang selamat dari hukuman dan siksa karena mereka melakukan ketaatan pada Allah (pada malam tersebut). Sungguh hal ini menunjukkan keutamaan luar biasa dari Lailatul Qadar.

6- Lailatul Qadar adalah malam dicatatnya takdir tahunan

Allah Ta’ala berfirman,

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah” (QS. Ad Dukhan: 4). Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya (12: 334-335) menerangkan bahwa pada Lailatul Qadar akan dirinci di Lauhul Mahfuzh mengenai penulisan takdir dalam setahun, juga akan dicatat ajal dan rizki. Dan juga akan dicatat segala sesuatu hingga akhir dalam setahun. Demikian diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar, Abu Malik, Mujahid, Adh Dhohak dan ulama salaf lainnya.

Namun perlu dicatat -sebagaimana keterangan dari Imam Nawawi rahimahullah­ dalam Syarh Muslim (8: 57) bahwa catatan takdir tahunan tersebut tentu saja didahului oleh ilmu dan penulisan Allah. Takdir ini nantinya akan ditampakkan pada malikat dan ia akan mengetahui yang akan terjadi, lalu ia akan melakukan tugas yang diperintahkan untuknya.

7- Dosa setiap orang yang menghidupkan malam ‘Lailatul Qadar’ akan diampuni oleh Allah

Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901)

Ibnu Hajar Al Asqolani mengatakan bahwa yang dimaksud ‘iimaanan’ (karena iman) adalah membenarkan janji Allah yaitu pahala yang diberikan (bagi orang yang menghidupkan malam tersebut). Sedangkan ‘ihtisaaban’ bermakna mengharap pahala (dari sisi Allah), bukan karena mengharap lainnya yaitu contohnya berbuat riya’. (Lihat Fathul Bari, 4: 251)

Ya Allah, mudahkanlah kami meraih keistimewaan Lailatul Qadar dengan bisa mengisi hari-hari terakhir kami di bulan Ramadhan dengan amalan sholih.

Sumber: Rumaysho.com

Muqoyam Qur’an

Muqoyam berasal dari bahasa Arab yang berarti Berkemah atau biasa disebut camping. Kegiatan ini biasanya dilakukan diluar ruangan atau outdoor dengan tujuan melatih fisik, kemadirian serta kerjasama. Sedangkan Muqoyam Quran akan dilaksanakan di dalam ruangan yaitu di Markaz Izzah dan lebih dititik beratkan kepada pelatihan Al Quran serta ilmu-ilmu agama.

Untuk Program Muqoyam Quran ini akan dilaksanakan pada awal bulan Ramadhan 2021 dengan sasaran siswa Sekolah Dasar kelas 3 sampai kelas 6.

Fasilitas:
1. Tempat tidur
2. Ta’jil makanan sahur & buka puasa
3. Al Qur’an Hafalan
4. Sertifikat Muqoyam
5. Murojaah Intensif
6. Tahsin Bersanad
7. Dongeng Islami
8. Musrih Hafidz

Pelaksanaan:
1. 16 – 18 April & 30 April – 2 Mei 2021 ( Khusus laki-laki)
2. 23 – 25 April & 7 – 9 Mei 2021 (Khusus perempuan)

Syarat:
1. Anak usia setara kelas 3 – 6 Sekolah Dasar/ sederajat
2. Quota Terbatas cuma 20 peserta

Tempat:
Markaz Izzah – Yayasan Izzah Zam Zam Surakarta
Jl. Satrio Wibowo Selatan No. 4 Purwotomo, Purwosari, Laweyan, Surakarta

Infaq:
/Siswa Rp. 280.000,-
dibayarkan langsung atau bisa ditransfer ke;
BNI Syari’ah 2021200127
An. Yayasan Izzah Zam Zam

(kirimkan bukti transfer ke 082133544723)



Tasyakuran Pembukaan Markaz Izzah

Yayasan Izzah Zam Zam Surakarta, minggu 21/03/2021 – Tasyakuran Pembukaan Markaz Izzah berlangsung sangat lancar dan mendapatkan antusias yang sangat baik dari warga sekitar. “Kami sangat senang dengan adanya Markaz Izzah ini di wilayah Purwotomo, semoga dengan adanya tempat ini dapat berguna dan bermanfaat bagi umat muslim khususnya warga Purwotomo” tutur ibu Harjanti selaku Ketua RT.

Markaz Izzah terletak di Purwotomo Laweyan Surakarta.

Acara yang berjalan sekitar 2 jam ini berlangsung dari pukul 16.00 sampai dengan pukul 18.00 wib dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Acara dipimpin langsung oleh Ustadz Habibi Iqbal Hidayat selaku Ketua Yayasan Izzah Zam Zam Surakarta sekaligus Koordinator Markaz Izzah. Sebagai rasa syukur dan perkenalan, kami turut mengundang warga sekitar, Ketua RT, Ketua RW, Perwakilan Polsek setempat dan Dr.dr. Pamudji Utomo beserta istri dr. Erlin yang diwakili oleh putranya yaitu dr. Abdul Rasyid, beliau adalah orang yang memberikan kami sebuah amanah yang sangat besar dan luar biasa yaitu sebuah rumah yang kami gunakan untuk Markaz Izzah saat ini atas rekomendasi dari Dr. dr Pamudji Utomo.

Markaz izzah merupakan merupakan tempat pusat pembelajaran yang berada dibawah naungan Yayasan Izzah Zam Zam Surakarta dengan beberapa program diantaranya adalah; Tahfidz Qur’an, Tahsin Qur’an, Muqoyam Qur’an serta program unggulan kami yaitu Madinatul Lughah atau Pelatihan Bahasa Arab.

Kami hadirkan juga para tamu Asatidz dan para pengajar di Markaz izzah beberapa diantaranya adalah Syaikh Mahmud Hamzawi asal mesir beserta Ustadz Sutarno yang akan mengampu Madinatul Lughah Pelatihan Bahasa Arab serta Ustadz Aqil sebagai Koordinator program Tahfidz Qur’an.

dr. Abdul Rasyid, Syaikh Mahmud Hamzawi, Ust. Habibi Iqbal Hidayat, Ust. Agil dan Ust. Sutarno

Misi kami dengan adanya Markaz Izzah ini adalah ingin membumikan Al Quran di Indonesia khususnya di Kota Solo serta ingin menjadikan solo sebagai Kota Bahasa Arab. Salah satu tujuan kami adalah agar para generasi penerus bangsa ini memiliki akidah dan akhlak yang mulia.

Ilmu Tajwid Dasar

PEMBAGIAN HUKUM NUN SUKUN DAN TANWIN

  1. الإظهار (Idzhar)

Secara bahasa memiliki arti jelas. Menurut istilah, idzhar adalah bertemunya nun mati atau tanwin dengan salah satu huruf halqiyyah (tenggorokan).

Cara membaca : Jelas tanpa didengungkan dan disamarkan

Huruf Halqiyyah : ا , ح , خ ,ع , غ , ه

Contoh idzhar halqy :

TanwinNun Mati+الإِظهار
وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا أَلِيْمًامَنْ أْمَنَ باللّهِء
اِنَّهَا كَلِمَةً هُوَ قَائِلهافَمَا لَهُ مِنْ هادٍه
فِيْهِنَّ خَيْرَاتٌ حِسَانٌقُلْ مَنْ حَرَّمَ زِيْنَةَ اللّهِح
وَحُوْرٌعِيْنٌكَمَثَ الَّذِيْ يَنعِقُع
اِنَّ اللّهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌمِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنَّ خَرْدَلٍخ
وَمِنْ وَرَآئِهِ عَذَبٌ غَلِيْظوَلاَطَعَامٌ إلاَّ مِنْ غِسْلِيْنٍغ
  • الإدْغَامُ  (Idgham)

Secara bahasa memiliki arti memasukkan. Secara istilah Idgham adalah bertemunya nun mati atau tanwin dengan huruf-huruf ي , ن , م , و , ل  dan  ر. Cara membaca Idgham adalah dengan meleburkan nun mati atau tanwin pada huruf setelahnya sehingga tampak seperti huruf yang bertasydid.

  1. Idgham bighunnah, apabila nun mati atau tanwin bertemu ن, م, و danي

Cara membaca : memasukkan disertai ghunnah (dengung).

  • Idgham bilaghunnah, apabila nun mati atau tanwin bertemu ل dan ر

Cara membaca : memasukkan tidak disertai ghunnah (dengung)

Contoh Idgham bighunnah dan Idgham Bilaghunnah

TanwinNun Mati+ادغام بغنّة
عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَامَنْ يَشَأِ اللّهُي
كُنَّا عِظَا مًا نَخِرَةًوَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍن
مِنْ مَاءٍ مَهِيْنٍفِيْ جِيْدِهَا حَبْلٌ مِنْ مَسَدٍم
ظُلمًاوَعُلُوًاوَمَا لَهُمْ مِنْ دُوْ نِهِ مِنْ وَالٍو
مِنْ طِيْنٍ لأَزِبٍمِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةًلادغام بلا غنّة
غَفُوْ رًا رَحِيْمًاإِلأّ مَنْ رَحِمَ رَبِّيْر

Catatan :

Kecuali dari hal di atas, bila nun mati atau tanwin bertemu wawu atau ya’ dalam satu kata, tidak boleh di-idghamkan, tetapi harus dibaca jelas dan disebut sebagai idzhar wajib, yaitu دُنْيَا, صِنْوَانٌ,   dan  بُنْيَانٌ, قْنْوَانٌ

  • اللإقْلاَبُ (iqlab)

Secara bahasa memiliki arti mengubah. Secara istilah, iqlab adalah pengucapan nun mati atau tanwin yang bertemu dengan huruf ب . Cara membacanya dengan mengubah suara nun mati atau tanwin menjadi mim ke dalam huruf ب disertai dengan ghunnah, sebagian ulama ada yang membaca dengan cara ikhfa’ terlebih dahulu kemudian disempurnakan dan dimasukkan ke dalam huruf ب.

Contoh bacaan iqlab:

TanwinNun Mati+اقلاب
عَلِيْمٌ بِذَا تِ الْصُّدُوْرِمِنْ بَعْدِ ذَلِكَب
  • اللإقْلاَبُ (iqlab)

Secara bahasa memiliki arti samar. Secara istilah, ikhfa’ adalah pengucapan nun mati atau tanwin dengan memiliki sifat di antara idzhar dan idgham dengan tetap memperhatikan bacaan ghunnah (dengan) dan tanpa disertai tasydid.

Huruf ikhfa’ adalah ذ ,ث ,ك ,ج , ش ,ق ,س , د ,ط ,ز ,ف ,ت ,ض ,ظ  dan ص

Cara membaca : disamarkan yaitu diantara idzhar dan idgham dengan menetapkan ghunnah).

Contoh bacaan ikhfa’ :

TanwinNun Mati+ 
رِيْحًا صَرْ صَرًافَا نْصُرْنَاص
كُلٌّ نَفْسٍ ذًا ئِقَةُ اْلمَوْتِمِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْشَىذ 
مَا ءًثًجَّا جًاأدْنَى مِنْ ثُلُثَيِ اللَّيْلِث 
إِنْ هَذَا إِلاَّ مَلَكٌ كَرِيْمٌمِنْ كَأَسٍ كَانَ مِزَا جُهَاك 
فَصَيْرٌ جَمِيْلٌمَنْ جَآ ءَ بِالْحَسَنَةِج 
مِنْ نَبَا تٍ شَتَّىوَمَن شَآءَ فَليَكْفُرْش 
عَلْيْمًا قَدِيْرًامِنْ قَبْلِ أنْ يُقْضَىق 
بَشَرًا سَوِيَّانَسْيًا مَنْسِيَّاس 
    

Cara Mendaftar Kuliah di UIM (Universitas Islam Madinah)

Salah satu keutamaan bisa kuliah langsung di Madinah, mendapatkan kemudahan dalam beribadah karena lokasinya yang dekat dengan Masjid Nabawi dan kota Mekkah, mendapatkan subsidi biaya hidup dari pemerintah saudi, beasiswa dan lainnya. Serta lulusan UIM dipastikan memiliki kualitas ilmu dan pemahaman agama sangat baik. Siapa yang tidak kenal Ustadz Khalid Basalamah, Ustadz Syafiq Riza, Ustadz Firanda? Mereka adalah beberapa lulusan terbaik di UIM.
Langsung saja simak tatacaranya di bawah ini.

Umroh Muqoballah - Biro Umroh & Haji PT. AMANU
Calon Mahasiswa yang mendaftar di UIM melalui program Umroh Plus Muqobalah PT. Amanu
  1. Pendaftaran Online
    Bagi calon Mahasiswa yang ingin kuliah di UIM diwajibkan untuk mengikuti standar prosedur yang sudah tetapkan. Salah satunya dengan pendaftaran online diwebsite resmi UIM. Dan sebelum daftar online dilakukan, ada hal yang lebih wajib dilakukan para calon Mahasiswa, yaitu dengan melengkapi berkas-berkas yang harus dikumpulkan. Adapun syarat dan berkas bisa di cek di website resmi  Universitas Islam Madinah. Klik untuk membuka website UIM.
  2. Mengikuti Program Pelatihan Bahasa Arab (Madinatul Lughah) Yayasan Izzah Zam Zam
    Salah satu keunggulan Madinatul Lughah adalah bagi setiap peserta yang lulus dengan predikat baik menurut tim penguji akan berhak mendapatkan kesempatan melanjutkan kuliah di Sekolah Tunggi Al Mukmin Surakarta dan Universitas Islam Madinah (UIM).
    Adapun cara mengikuti program ini adalah: klik disini untuk informasi dan pendaftaran.
  3. Mengikuti Program Ibadah Umroh
    Mengikuti dan mendaftar program ibadah umroh di Biro Umroh & Haji PT. AMANU. Ini merupakan salah satu cara untuk bisa langsung muqobalah ke UIM. Biro Umroh & Haji yang berkantor Pusat di Kota Solo ini merilis program Umroh Muqobalah pada tahun 2019 dan sudah membantu mendaftarkan ratusan calon mahasiswa ke Universitas Islam Madinah. Ibadah disertai dengan Ikhtiar adalah salah satu solusi terbaik saat ini. Berikut cara mendaftar program Ibadah Umroh Muqobalah. Klik disini !
  4. Berangkat Sendiri ke Madinah
    Untuk cara ini tidak direkomendasikan untuk calon mahasiswa yang belum pernah ke Madinah sebelumnya dikhawatirkan akan kebingungan mencari tempat dan tujuan. Resiko terbesarnya adalah tersesat di Negeri orang. Adapun bagi yang sudah pernah atau sering keluar negeri khususnya saudi cara ini dipersilahkan asalkan sudah mendaftarkan via online dan sudah mendapatkan jadwal.
  5. Rekomendasi dari Pondok Pesantren/ Sekolah
    Untuk cara ini biasanya adalah santri / mahasiswa yang telah atau akan lulus dari Pondok Pesantren atau sekolah islam tertentu akan mendapatkan rekomendasi untuk mengikuti muqobalah di UIM.

Dari beberapa cara diatas kami menyarankan untuk mengikuti cara nomor 2 dan 3 dikarenakan akan mendapatkan pengarahan dan bimbingan terlebih dahulu sebelum mendaftar.